Vannevar Bush bukan hanya seorang insinyur. Dia adalah seorang ahli strategi dengan pandangan jangka panjang tentang bagaimana pengetahuan bergerak. Lahir di Everett, Massachusetts, pada tahun 1890, ia meninggal di Belmont pada tahun 1974. Hidupnya mencakup kesenjangan antara kalkulator mekanik dan era digital. Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di MIT. Mengajar di sana dari tahun 1919 hingga 1938, kemudian lagi dari tahun 1955 hingga ia meninggal.
Pada akhir tahun dua puluhan dan tiga puluhan, Bush dan murid-muridnya membuat komputer analog elektronik. Mesin-mesin ini memecahkan persamaan diferensial. Itu adalah pekerjaan awal. Namun hal itu menunjukkan pola yang jelas. Bush tidak hanya membuat perangkat. Dia membangun sistem.
Dia membantu mendirikan Raytheon Co. Dia menjabat sebagai presiden Institut Carnegie dari tahun 1939 hingga 1955. Namun karyanya yang paling signifikan terjadi selama Perang Dunia II.
Mengorganisir Proyek Manhattan
Pada tahun 1941, Bush menjadi direktur Kantor Penelitian dan Pengembangan Ilmiah AS. Peran ini menempatkannya sebagai pusat upaya perang. Dia membantu mengatur Proyek Manhattan. Itu adalah upaya besar-besaran untuk mengembangkan bom atom.
Namun dampaknya lebih dari sekedar bom. Dia mendorong dukungan pemerintah terhadap penelitian ilmiah berbasis universitas. Sebelumnya, dukungan tersebut terfragmentasi. Agensi Bush mengubah modelnya. Ini membuka jalan bagi pendanaan federal pascaperang.
“Dengan memberikan dukungan pemerintah untuk penelitian ilmiah berbasis universitas, badan tersebut membuka jalan bagi dukungan federal pascaperang untuk penelitian ilmiah dasar.”
Pergeseran inilah yang menjadi alasan kita memiliki sistem universitas riset modern. Itu sebabnya laboratorium di MIT, Harvard, dan Stanford menerima hibah federal. Bush melihat bahwa inovasi membutuhkan infrastruktur. Dia membangun infrastruktur itu.
Benih Hypertext
Bush juga memikirkan cara kita menyimpan informasi. Dia menggambarkan sistem pengambilan informasi dan anotasi. Dia menyebutnya Memex.
Ini adalah prototipe teoretis. Itu tidak ada dalam bentuk fisik. Namun hal itu meramalkan masa depan. Konsep tersebut menjadi dasar hypertext.
Hypertext adalah dasar dari World Wide Web. Bush meletakkan dasar itu. Dia membayangkan hubungan antar dokumen. Dia membayangkan cara untuk melompat dari satu ide ke ide lainnya.
Dia adalah penasihat Presiden Franklin Roosevelt. Dalam kapasitasnya, dia meletakkan dasar bagi National Science Foundation. Didirikan pada tahun 1950. NSF masih mendanai penelitian dasar hingga saat ini.
Mengapa Bush Penting Saat Ini
Kita sering mencari penemu internet. Jarang ada satu orang. Namun karya konseptual Bush adalah kuncinya. Dia bertanya bagaimana pengetahuan harus terhubung.
Mahasiswa dan peneliti masih menggunakan modelnya. Saat Anda mengeklik tautan. Saat Anda mengutip sumber. Ketika Anda mengikuti alur logika. Anda menggunakan struktur yang dibayangkan Bush.
Pekerjaannya di MIT pada tahun dua puluhan bersifat mekanis. Pekerjaannya pada tahun empat puluhan bersifat administratif. Pemikirannya di antara keduanya adalah visioner. Dia menjembatani kesenjangan tersebut.
Dia meninggal pada tahun 1974. Web tersebut meledak tak lama kemudian. Potongan-potongannya sudah ada di tempatnya. Kami hanya tidak mempunyai kekuatan untuk mengeksekusinya.

















