Apa Itu Bahasa Saka dan Mengapa Penting?

11

Bahasa Saka adalah bahasa Iran Tengah yang pernah bergema di stepa dan oasis Xinjiang di barat laut Tiongkok. Itu adalah suara suku Saka, kelompok nomaden yang meninggalkan jejak kertas yang sangat kaya dalam bentuk teks keagamaan. Jika Anda mempelajari linguistik awal Jalur Sutra atau sejarah Buddhis, bahasa ini adalah bagian penting dari teka-teki tersebut.

Para ahli umumnya membagi bukti yang masih ada menjadi dua jenis dialek yang berbeda. Yang pertama dan paling menonjol adalah bahasa Khotan. Dialek ini digunakan di kerajaan Khotan, pusat utama Jalur Sutra selatan. Kita mengetahuinya dengan baik karena digunakan secara luas antara abad ke-7 dan ke-10. Para biksu dan umat awam menuliskan sutra Buddha dan dokumen lainnya di dalamnya.

Inilah masalahnya: meskipun kita mempunyai banyak teks seperti ini, sebagian besar masih belum diedit. Mereka duduk di arsip, menunggu perhatian ilmiah yang serius.

Sebagian besar teks Khotan masih belum diedit meskipun banyak dibuktikan dari abad ke-7 hingga ke-10.

Dialek kedua jauh lebih sulit dipahami. Ia terikat dengan wilayah Tumshuq dan hanya bertahan dalam satu fragmen Buddhis. Hanya itu saja. Satu bukti. Itu membuat membandingkan kedua varietas itu rumit tetapi menarik.

Kedua dialek tersebut memiliki sistem penulisan yang sama. Mereka ditulis menggunakan aksara Brahmi, gaya penulisan yang berasal dari India dan menyebar ke arah timur sepanjang jalur perdagangan. Hubungan ini menyoroti ikatan budaya dan agama yang mendalam antara Asia Tengah dan anak benua India.

Bahasanya sendiri bukan bahasa Iran murni. Kata ini direndam dalam kata-kata pinjaman dari Prakrit, keluarga bahasa Indo-Arya Tengah yang digunakan di India kuno. Pinjaman ini mencerminkan pertukaran agama yang intens yang terjadi pada saat itu. Agama Buddha menyebar dari India ke Khotan, membawa kosakata dan aksaranya.

Bagi mahasiswa sejarah atau linguistik, bahasa Saka menawarkan pandangan konkret tentang bagaimana budaya bertabrakan dan menyatu. Ini bukan hanya bahasa mati. Ini adalah sebuah catatan tentang masyarakat perdagangan yang dinamis dan menjembatani dua dunia besar. Fakta bahwa sebagian besar teks masih belum diedit berarti masih banyak yang bisa ditemukan. Lain kali Anda membaca tentang Jalur Sutra, ingatlah orang-orang yang menulis dalam aksara Brahmi, mencampurkan akar bahasa Iran dengan kosakata India untuk membagikan keyakinan mereka.

Попередня статтяMengapa Aljabar Linear Penting Di Luar Kelas Matematika
Наступна статтяAlan Turing: Ahli Matematika yang Menemukan Komputer dan Tes Turing