Kulit Sintetis Menampilkan Gambar Tersembunyi dengan Panas, Meniru Kamuflase Gurita

8

Para peneliti di Penn State telah merekayasa bahan sintetis inovatif yang terinspirasi oleh kemampuan gurita yang luar biasa dalam mengubah bentuk. “Kulit pintar” baru ini dapat mengkodekan gambar yang tetap tersembunyi hingga terkena panas atau perubahan lingkungan sekitar, yang mana pola tersembunyi akan muncul secara dramatis. Teknologi ini, yang dirinci dalam Nature Communications, mendemonstrasikan material “4D” fungsional yang mampu melakukan transformasi visual dinamis.

Cara Kerja Teknologi

Tim mencapai prestasi ini dengan menggunakan hidrogel khusus dan teknik yang disebut pencetakan berkode halftone. Proses ini menerjemahkan gambar ke dalam kotak biner, seperti halnya pencetakan surat kabar, di mana kepadatan piksel yang berbeda-beda menciptakan ilusi terang dan gelap. Grid tersebut kemudian “dibakar” ke dalam hidrogel menggunakan sinar UV, sehingga secara halus mengubah struktur internalnya. Dalam kondisi normal, perubahan ini tidak terlihat.

Namun, penerapan panas akan memicu reaksi di dalam material: pola kode melebar atau menyusut, menciptakan kontras yang terlihat. Hal ini membuat gambar yang sebelumnya tidak terlihat muncul, mirip dengan bagaimana tinta yang tidak terlihat muncul dengan rangsangan yang tepat. Para peneliti juga menunjukkan bahwa mengubah pelarut di sekitarnya dapat mencapai efek yang sama.

Mendemonstrasikan Konsep: ‘Mona Lisa’

Untuk menampilkan teknologi tersebut, tim mengkodekan gambar skala abu-abu “Mona Lisa” karya Leonardo Da Vinci ke dalam hidrogel. Pada suhu kamar, gambar tetap tersembunyi. Namun ketika panas diterapkan, kontrasnya semakin tajam, memperlihatkan karya seni ikonik. Mereka juga berhasil mengkodekan huruf “PSU” ke dalam materi, menunjukkan keserbagunaan.

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan mempelajari anatomi gurita untuk mendapatkan inspirasi. Insinyur di Universitas Rutgers menciptakan otot sintetis cetak 3D yang secara halus mengubah bentuknya saat terkena cahaya. Di tempat lain, ahli robotik telah mengembangkan robot mirip gurita dengan lengan mekanis dan pengisap.

Implikasi dan Penerapan di Masa Depan

Potensi penerapan teknologi ini sangat luas. Meskipun masih dalam pengembangan awal, material ini dapat menjadi dasar kamuflase adaptif tingkat lanjut, yang dapat berdampak pada operasi militer dan seterusnya. Kemampuan memprogram material untuk merespons lingkungannya secara dinamis merupakan langkah maju yang signifikan dalam robotika lunak dan ilmu material.

Terobosan ini menyoroti keanggunan alam, menunjukkan bagaimana evolusi selama jutaan tahun telah menyempurnakan sistem biologis ke tingkat yang baru mulai ditiru oleh manusia.

Teknologi ini menggarisbawahi upaya berkelanjutan untuk meniru kompleksitas alam, dan potensi material hasil rekayasa untuk merespons lingkungan dengan kecanggihan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Попередня статтяApa yang Terjadi Sebelum Big Bang? Pencarian Asal Usul Alam Semesta
Наступна статтяMendorong Kemenangan: Cara Para Olympian Makan untuk Menang