Pemerintahan RFK Jr. Memeriksa Kembali Keamanan Ponsel di Tengah Debat Ilmiah

34

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS), di bawah kepemimpinan Robert F. Kennedy Jr., meninjau kembali keamanan ponsel dengan memulai penelitian mengenai potensi dampak kesehatan dari radiasi frekuensi radio (RF). Langkah ini dilakukan setelah FDA menghapus halaman web yang sebelumnya menyatakan bahwa perangkat tersebut aman, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang sikap pemerintah terhadap perdebatan ilmiah yang sudah berlangsung lama.

Pergeseran dalam Pesan Pemerintah

Penghapusan konten online oleh FDA yang mengklaim tidak ada hubungan antara paparan RF dan masalah kesehatan menandakan perubahan pendekatan. Juru bicara HHS mengutip kebutuhan untuk “mengidentifikasi kesenjangan dalam pengetahuan” sebagai alasannya, dan mencatat bahwa beberapa informasi yang dihapus didasarkan pada “kesimpulan lama.” Arahan penelitian tersebut tampaknya berasal dari Komisi MAHA yang dipimpin Presiden Trump, meskipun pemerintah belum secara terbuka merilis bukti baru untuk membenarkan perubahan tersebut.

Apa Kata Sains?

Dampak radiasi ponsel terhadap kesehatan telah diperdebatkan selama beberapa dekade, tanpa konsensus yang pasti. Meskipun badan-badan federal seperti FDA dan FCC sebelumnya tidak menyatakan adanya hubungan sebab akibat yang terbukti antara penggunaan ponsel dan kanker, beberapa ilmuwan telah menyuarakan kekhawatirannya.

  • Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) mengklasifikasikan gelombang RF sebagai “mungkin bersifat karsinogenik bagi manusia”, tetapi tidak ada hubungan yang jelas.
  • Penelitian pada hewan pada tikus menunjukkan potensi hubungan antara paparan RF dan kanker, meskipun relevansinya pada manusia masih belum pasti karena penelitian yang tidak konsisten dan terbatas.

Kenneth Foster, seorang profesor bioteknologi di Universitas Pennsylvania, menyoroti kompleksitas masalah ini. Meskipun telah dilakukan penelitian selama puluhan tahun, jawaban pasti masih sulit diperoleh.

Masalah Kesehatan Mental

Selain potensi dampak fisik, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan ponsel berlebihan mempunyai dampak negatif terhadap kognitif. Foster mencatat bahwa terdapat bukti yang lebih kuat mengenai dampak ini dibandingkan risiko kesehatan langsung akibat radiasi. Dia juga menekankan bahaya nyata dari gangguan mengemudi melalui penggunaan ponsel.

Evaluasi ulang yang dilakukan HHS saat ini menggarisbawahi ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar keamanan ponsel dan perlunya penelitian lebih mendalam. Meskipun perdebatan terus berlanjut, ada satu hal yang jelas: waktu menatap layar yang berlebihan dan perilaku terganggu yang terkait dengan penggunaan ponsel menimbulkan risiko langsung dan terukur terhadap kesejahteraan mental dan fisik.

Попередня статтяEvakuasi Medis ISS yang Pertama Membawa Pulang Astronot
Наступна статтяPenitipan Anak di Titik Puncaknya: Para Ahli Memprediksi Tahun 2026 sebagai Tahun Kritis