Rasa sakit yang tiba-tiba dan tajam yang menyerang ketika Anda meneguk minuman dingin terlalu cepat – umumnya dikenal sebagai “brain freeze” – adalah pengalaman yang akrab bagi banyak orang. Namun apa sebenarnya yang menyebabkan penderitaan sesaat ini, dan mengapa hal itu sangat menyakitkan? Ilmu pengetahuan di baliknya ternyata sangat mudah.
Kejutan Dingin di Mulut Anda
Brain freeze, yang secara klinis disebut sphenopalatine ganglioneuralgia, terjadi ketika sesuatu yang sangat dingin dengan cepat mendinginkan langit-langit mulut Anda. Hal ini memicu reaksi cepat di pembuluh darah Anda: pembuluh darah menyempit, lalu mengembang dengan cepat saat tubuh Anda mencoba mempertahankan suhu otak stabil pada 38,6°F. Fluktuasi ini adalah kuncinya.
Kristofer Rau dari Virginia Tech Carilion School of Medicine menjelaskan, tubuh Anda memprioritaskan menjaga otak Anda tetap hangat. Perubahan pembuluh darah yang cepat tersebut dideteksi oleh neuron sensorik, yang kemudian mengirimkan sinyal rasa sakit ke atas.
Mengapa Dahi Anda Sakit, Bukan Mulut Anda
Anehnya, rasa sakitnya tidak terbatas pada mulut. Sebaliknya, jerawat justru muncul di dahi dan wajah bagian atas. Hal ini disebabkan oleh saraf trigeminal, gugus saraf utama yang bercabang di seluruh kepala dan wajah Anda. Otak terkadang salah mengartikan dari mana rasa sakit itu berasal, terutama di kepala.
Cabang-cabang saraf berkumpul di satu area, menyebabkan otak menjadi “bingung” dan menetapkan rasa sakit lebih tinggi—sebuah fenomena yang disebut nyeri yang dirujuk. Inilah sebabnya mengapa brain freeze terasa seperti migrain singkat.
Migrain dan Brain Freeze: Hubungan Tak Terduga
Khususnya, orang yang rentan terhadap migrain mungkin mengalami pembekuan otak yang lebih parah karena sensitivitas saraf trigeminal mereka. Ironisnya, beberapa ahli sakit kepala berpendapat bahwa menyebabkan brain freeze secara sengaja terkadang dapat mengganggu serangan migrain.
Menghindari dan Menghentikan Pembekuan
Brain freeze tidak berbahaya dan biasanya berlangsung kurang dari satu menit. Otak Anda hanya mengerem kesenangan sedingin es untuk melindungi dirinya sendiri. Untuk menghindarinya, konsumsilah makanan dingin secara perlahan, biarkan mulut Anda menghangatkan makanan saat Anda makan. Jika ada yang terkena, cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan menghangatkan langit-langit mulut Anda – minum sesuatu yang hangat atau tekan lidah Anda ke langit-langit mulut.
Pada akhirnya, brain freeze adalah pengingat yang cepat, meski tidak menyenangkan, tentang seberapa efektif tubuh Anda mengatur suhu internalnya.
